Selasa, 24 Agustus 2010

Mengenal Kepribadian Pria Dari FACEBOOK

Bagi sebagian kamu hawa, pria adalah misteri *sama, kita juga berpikir gitu* nah tak jarang teman-teman saya sering curhat ke saya tentang sosok pria itu seperti apa? Meski tak sedikit juga pria yang merasa bahwa wanita lah yang misteri, susah untuk ditebak maunya. Nah kali ini kita akan membahas tips menilai kepribadian pria dilihat dai facebook, tidak hanya status si pria, bahkan nilai quiz yang dia ikuti juga dapat menggambarkan kepribadian pria tersebut. Mari disimak.
Foto profil bersama selebriti
Lewat fotonya yang sedang berpose dengan bintang menunjukkan pria ini senang memamerkan sesuatu yang bisa membanggakannya. Dalam hal ini adalah selebriti tersebut. Namun, di sisi lain, dia juga pria yang punya wawasan cukup luas, dan punya banyak teman, terutama teman wanita.

Foto profil dengan wanita cantik
saat melihat foto profilnya yang menampilkan, dia sedang bersanding dengan seorang wanita cantik, memang bisa bikin bingung. Tapi, Anda bisa bertanya padanya siapa wanita tersebut. Bisa jadi, wanita itu adalah kakak, adik, atau sepupunya. Jika memang foto tersebut adalah keluarganya, tipe pria satu ini bisa dibilang cinta pada keluarganya. Namun, bila ternyata wanita cantik itu bukanlah saudaranya, hati-hati, dia bisa jadi adalah pria petualang.

Status selalu 'update'
Statusnya adalah salah satu kunci paling jelas untuk mengetahui kepribadiannya. Bagaimanapun juga, saat seseorang mengetik sesuatu di statusnya, tentu ia ingin statusnya jadi perhatian. Jika isinya kebanyakan rengekan atau keluhan, menunjukkan dia tipe orang yang emosional. Dan, ini menunjukkan pria ini tidak bisa mengendalikan hidupnya sendiri. Dan, jika statusnya selalu mengkritik orang lain berarti dia termasuk jenis pria yang selalu ingin kesempurnaan.

Ketika si dia memiliki skor tinggi untuk setiap kuis
Kalau dia memuat skor kuis yang tinggi dan hasil itu membuatnya ingin terlihat bagus, berarti dia tipe pria yang kompetitif dan menyukai tantangan. Pria seperti ini merasa bangga dengan apa yang dicapainya. Meski pria ini memiliki sifat aktif dan reaktif tapi kekurangan pria model ini seringkali tidak peka pada momen penting seperti tanggal ulang tahun Anda.

Jika si dia punya ratusan bahkan ribuan teman
Apakah ia berteman dengan semua orang di planet ini? Itu tidak selalu berarti buruk. Ini menandakan bahwa dia memiliki jiwa sosial, supel dan suka bersenang-senang. Orang semacam ini percaya pada kemungkinan-kemungkinan baru dan secara alami memiliki sikap optimis. Dengan kata lain, ia memang tipe pria yang bisa bikin wanita penasaran. Tapi, pria tipe ini biasanya juga memiliki sifat super ambisius, dan pemikir.

Jika dia selalu menambah teman wanitanya
Bila Anda teman barunya, hati-hati dengan pria semacam ini. Sebab, seringkali wanita yang jadi temannya hanya dijadikan sebagai koleksinya saja. Pria seperti ini kurang tepat jika ditambahkan sebagai teman baru Anda di facebook. Bisa jadi, pria ini juga pria petualang.

Ini artinya bila dia hanya memiliki sedikit teman
Jangan khawatir, pria seperti ini bukan berarti tidak punya teman. Jika daftar teman yang dimilikinya hanya sedikit itu menandakan bahwa dia tipe pria setia, meski agak sedikit tertutup. Dia tidak membiarkan banyak orang tahu perasaannya yang sebenarnya. Tetapi, jika dia ingin terbuka. dia akan jujur dengan perasaannya. Pria tipe ini adalah orang yang bukan senang main-main.

Nah, kira-kira pasangan anda ada di posisi mana? Kalau saya sih jujur ada di posisi yang terakhir, karena memang teman saya gak lebih dari 300 orang *ngarep disebut pria setia, wkakakakakak*

Naked Friday, Hari Yang Wajib Telanjang Di Sebuah Kantor..

http://blog.ht-media.com.php5-7.dfw1-1.websitetestlink.com/wp-content/uploads/2009/07/1101477_naked_office1.jpg

Sekelompok staf dari sebuah perusahaan di Inggris menemukan performa kerja yang lebih baik dengan bekerja tanpa mengenakan busana apa pun. Para karyawan di perusahaan pemasaran dan desain, onebestway, di New Castle, bekerja tanpa sehelai benang pun yang melekat di tubuh mereka atas permintaan bos mereka yang berpendapat bahwa langkah itu dapat meningkatkan bisnis.

Perusahaan yang terancam bangkrut ini telah memecat 6 karyawannya sejak bermulanya krisis keuangan. Untuk mengatasi masalah ini, seorang psikolog David Taylor diminta pendapatnya guna meningkatkan semangat kerja tim di perusahaan itu.

Hasilnya adalah Naked Friday atau acara yang diadakan sehari penuh pada hari yang ditentukan saat karyawan bekerja tanpa mengenakan busana apa pun. Kegiatan ini ternyata mendongkrak semangat kerja tim dan meningkatkan pendapatan perusahaan.

http://www.ionline.pt/adjuntos/102/imagenes/000/045/0000045836.jpg

Front-of-house Manager Sam Jackson menjelaskan ke The Sun, “Ide ini memang brilian. Setelah kami saling berpandangan sambil telanjang, kami tidak menemukan lagi pembatas hubungan antara satu dengan lainnya.”

“Kami tidak tertekan (dengan kegiatan ini). Apabila kami ingin mengenakan pakaian atau celana dalam, kami bisa saja melakukannya. Namun, saya menyukai tubuh saya dan saya tak merasa malu,” jelas perempuan berusia 23 tahun itu.

http://college.monster.com/nfs/college/attachment_images/0000/3324/Creative_Commons_Search-7_crop380w.jpg?1251222956

Sepekan sebelum diadakannya acara ini, para karyawan dimotivasi untuk memfotokopi bagian tubuh mereka agar mereka merasa lebih percaya diri.
“Perlu waktu seminggu bagi David untuk membangun keberanian kami. Pertama kali melakukannya sangat membuat diriku cemas, tetapi begitu saya menjalaninya di kantor, saya benar-benar merasa nyaman,” ungkap Sam.
“Kami menjadi lebih terbuka dari sebelumnya dalam bercengkerama. Performa perusahaan juga meningkat drastis,” jelas Sam.

Sementara Direktur Pelaksana Mike Owen (40) mempunyai pendapat tersendiri mengenai kegiatan bertelanjang di kantor itu. “Kami bisa jadi berani atau gila. Tetapi saya ingin menyampaikan ke setiap orang bahwa mereka tidak harus melakukannya—hanya apabila keputusan itu merupakan keputusan yang tepat.”
“Sebagai perusahaan kreatif, kami mengajak klien kami untuk berani dan ini adalah cara menghadirkan keberanian pada diri kami,” ujar Mike Owen